Beranda Formulir Pengaduan Panduan Pengaduan
Nama Komentar
Suhartono
Sumberjati Kec.Tempeh
Waktu pengiriman : 30 Maret 2022  |  Sudah ditanggapi  |  Lihat Tanggapan
Pengaduan Kepada : Dinas Sosial
saya bekerja sebagai buruh pabrik dan mempunyai anak masih smp dan balita,,gaji saya sbg buruh tidak mencukupi untuk biaya sekolah smpn dan kebutuhan susu anak balita saya,, padahal saya termasuk keluarga tidak mampu tp knp tidak dpt bantuan pkh dan bpnt,,saya sudah mendaftar ke aparat desa tp seperti nya tidak ada respon dan sudah daftar online aplikasi bansos tp belom direspon,,tp yg dapat bantuan pkh dan bpnt di desa saya malahan orang kaya yg punya banyak sawah dan mobil dan rumahnya bagus ,,mohon untuk di cek kembali,, supaya tidak salah sasaran,, terimakasih
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Fahmireza Ramadhani
Yosowilangun Kidul Kec.Yosowilangun
Waktu pengiriman : 30 Maret 2022  |  Sudah ditanggapi  |  Lihat Tanggapan
Pengaduan Kepada : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
saya kira pasirian adalah kecamatan yang paling ramai setelah kecamatan lumajang.semoga kabupaten lumajang ada rencana membikin pasirian menjadi second city dengan membangun stadion pasirian seperti stadion semeru,memperbaiki taman pasirian dengan mengganti keramik putih yg licin ketika hujan atau terkena air.memperbaiki pasar pasirian yang kumuh ke konsep pasar modern,meng aktifkan sub terminal pasirian dan mengusulkan stasiun pasirian untuk di aktifkan kembali, pelebaran jalan pasirian candipuro semoga bisa di usulkan di tahun ini kota penghasil pasir saya kira bisa menjadikan pasirian kota kedua
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Fahmireza Ramadhani
Yosowilangun Kidul Kec.Yosowilangun
Waktu pengiriman : 29 Maret 2022  |  Sudah ditanggapi  |  Lihat Tanggapan
Pengaduan Kepada : Dinas Perhubungan
kenapa sub terminal pasirian kok sudah tidak aktif kembali? tolong di aktifkan kembali agar bisa seperti sub terminal pronojiwo,kalo bisa bus damri perintis masuk ke sub terminal pasirian dan bus malang lumajang. mohon kerja sama dengan satpol pp dan dinas perdagangan sebenarnya lapak pedagang yang di sisi timur itu sebenarnya parkiran sekarang jadi lapak pedagang jadi bus tidak bisa lewat situ lagi karena para pedagang tidak tertib seharusnya di tertibkan lagi agar sub terminal bisa aktif lagi harapan saya seperti itu.tertib,tentram dan atib itu indah
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Andika Dewi Aprilia
Nogosari Kec.Rowokangkung
Waktu pengiriman : 29 Maret 2022  |  Sudah ditanggapi  |  Lihat Tanggapan
Pengaduan Kepada : Perusahaan Daerah Air Minum
mohon penjelasannya bapak/ibu, kenapa meteran pdam berputar terus padahal tidak ada yang bocor dan tagihan saya terus membengkak! bulan lalu bahkan saya sudah membayar tetapi dapat surat tagihan belum membayar, saya datangi dan saya lunasi di kantor pdam untuk meminta penjelasaan kenapa sampai ada surat tagihan padahal saya tidak telat bayar tetapi penjelasannya tidak membuat lega, setahun lalu pembayaran tidak pernah melebihi 50.000 tetapi pada akhir tahun kemarin dan tahun ini pembayaran sampai 100.000 padahal penggunanaan tetap dan jumlah orang di rumah tetap. mohon penjelasannya terima kasih, alamat di perum villa atm tukum nomor a4.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Imam Sarbini
Sidorejo Kec.Rowokangkung
Waktu pengiriman : 27 Maret 2022  |  Sudah ditanggapi  |  Lihat Tanggapan
Pengaduan Kepada : Satuan Polisi Pamong Praja
mohon ditertibkan penggali dana di tepi jalan yang mengatas namakan pembangun/perbaikan mushola di samping kantor baznas lumajang timur lapangan suko, yang ternyata mushola sudah selesai penggalian dana tetap dilakukan oleh oknum yg merasa ketagihan mencari uang mudah. kalo di tempat lain ada pengemis kaya karena mengeksploitasi anak, di suko penggali dana ini mengeksploitasi simbol agama utk kepentingan pribadi atau kelompok/keluarga tertentu. oknumnya bernama abdurahman dan pakne bagong, karena mushola ini sebenarnya mushola keluarga mereka. semoga penertiban ini segera dapat dilakukan, karena sudah di ingatkan tetangga sekitar, tetapi tetap melakukan penipuan publik dengan mengatas namakan simbol agama.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------